TERNATE, INITIMES – Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Maluku Utara masa bakti 2026–2030 resmi dilantik dan dikukuhkan, Selasa (3/11/2026). Kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Muhamad Sinen atau yang akrab disapa Ayah Erik kini dihadapkan pada agenda besar, yakni memperkuat organisasi dan membangkitkan prestasi bola voli Maluku Utara di tingkat nasional.

Pelantikan tersebut menjadi momentum awal untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menghidupkan pembinaan atlet, serta membangun fondasi olahraga bola voli yang lebih kompetitif di seluruh wilayah Maluku Utara.

Mengusung tema “Bersinergi Membangun Organisasi yang Kokoh, Menyongsong Prestasi Bola Voli Maluku Utara yang Berjaya”, kepengurusan periode 2026–2030 diharapkan mampu menghadirkan organisasi yang solid, produktif, dan berorientasi pada prestasi.

Dalam sambutannya, Muhamad Sinen yang kembali dipercaya menakhodai Pengprov PBVSI Maluku Utara menegaskan bahwa amanah tersebut bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab besar untuk membangkitkan dan memajukan olahraga bola voli di daerah.

Ia mengingatkan agar pelantikan dan pengukuhan tidak hanya menjadi agenda seremonial. Sebaliknya, seluruh pengurus harus segera bergerak, membangun kerja sama, dan menghadirkan program pembinaan yang terarah.

“Saya mengajak teman-teman semua, mari kita satukan pemahaman, satukan langkah kita untuk membangkitkan voli di Provinsi Maluku Utara,” tegas Sinen.

Menurutnya, kemajuan organisasi olahraga tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya dukungan anggaran. Kepemimpinan yang kuat, inovasi, kreativitas, serta kesungguhan seluruh pengurus juga menjadi faktor penting dalam melahirkan terobosan dan mendorong kemajuan organisasi.

Ayah Erik tidak menampik bahwa PBVSI Maluku Utara masih menghadapi keterbatasan anggaran. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk melemahkan semangat maupun menghentikan program pembinaan atlet.

Justru, keterbatasan harus dijawab melalui kerja kolektif, kreativitas, serta kemampuan membangun sinergi dengan berbagai pihak. Ia berharap seluruh jajaran pengurus memiliki komitmen yang sama dalam menjalankan roda organisasi dan memperluas pembinaan bola voli hingga ke kabupaten dan kota di Maluku Utara.

Selain konsolidasi organisasi, PBVSI Maluku Utara juga mulai menyiapkan langkah strategis menghadapi agenda olahraga nasional, khususnya Pra-PON dan PON mendatang.

Persiapan tersebut akan menjadi salah satu fokus dalam rapat kerja kepengurusan periode 2026–2030. Sejumlah agenda yang akan dibahas meliputi penyusunan program pembinaan, peningkatan kualitas atlet, serta penguatan kesiapan tim agar mampu bersaing di level nasional.

Bagi Ayah Erik, empat tahun masa kepengurusan ke depan harus dimanfaatkan untuk membangun fondasi organisasi yang kuat sekaligus melahirkan atlet-atlet bola voli berkualitas yang dapat membawa nama Maluku Utara ke panggung nasional.

“Insyaallah, saya dan rekan-rekan yang baru saja dilantik akan memberikan yang terbaik bagi Provinsi Maluku Utara,” ujarnya.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun sejak pelantikan dapat terus dijaga dan diterjemahkan dalam kerja nyata. Dengan organisasi yang solid, pembinaan atlet yang berkelanjutan, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, PBVSI Maluku Utara optimistis mampu meningkatkan prestasi dan mengharumkan nama daerah di pentas nasional.