
TERNATE, INJTIMES – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara memperkuat koordinasi dengan Balai Pengembangan Kompetensi Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Balai Jasa Konstruksi Jayapura dalam persiapan pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) bidang jasa konstruksi.
Koordinasi tersebut dilakukan Plt Kepala Dinas PUPR Maluku Utara, Risman Iriyanto Djafar, bersama Kepala Inspektorat Provinsi Maluku Utara. Dalam pertemuan itu, rombongan PUPR diterima Tisky Anisha Azwen, SE, M.Bus (Adv), Pembina Jasa Konstruksi Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Penyusunan NSPK dan Pemantauan Evaluasi LSp.
Pertemuan tersebut membahas persiapan pelaksanaan bimtek sekaligus pendampingan pengisian penilaian penyelenggaraan suburusan jasa konstruksi di daerah.
Risman mengatakan, koordinasi ini merupakan bagian dari upaya PUPR Maluku Utara mengoptimalkan capaian indikator kinerja sekaligus memastikan proses pengisian instrumen penilaian dilakukan secara tepat dan sesuai ketentuan.
“Dalam rangka mengoptimalkan capaian indikator kinerja serta memastikan ketepatan tata cara pengisian instrumen penilaian penyelenggaraan suburusan jasa konstruksi di daerah dan dalam rangka peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia di bidang jasa konstruksi,” kata Risman, Kamis (8/10/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan kapasitas aparatur melalui kegiatan bimtek juga merupakan bagian dari arahan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda untuk terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintah daerah.
“Ini juga merupakan arahan Ibu Gubernur Sherly untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia, khususnya di bidang jasa konstruksi. Karena itu, kami perlu memastikan aparatur memiliki pemahaman dan kemampuan teknis yang sesuai dengan standar,” ujarnya.
Dalam rencana pelaksanaannya, PUPR Maluku Utara menyiapkan lima agenda bimtek, yakni Bimtek Rekomendasi Teknis Perizinan Sumber Daya Air, Bimtek Perencanaan Drainase Perkotaan, Bimtek Penilikan Bangunan Gedung, Bimtek Pengawasan Jalan, serta Bimtek Perancangan Teknis Jembatan.
Kelima materi tersebut diarahkan untuk memperkuat pemahaman dan kompetensi teknis aparatur dalam menjalankan tugas di bidang jasa konstruksi sesuai kewenangan pemerintah daerah.
Untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai prosedur dan standar yang berlaku, PUPR Maluku Utara juga melakukan koordinasi dengan Balai Pengembangan Kompetensi Bina Konstruksi Kementerian PU dan Balai Jasa Konstruksi Jayapura.
Pendampingan diharapkan dapat dilakukan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan, termasuk dalam proses pengisian instrumen penilaian bidang jasa konstruksi.
“Demi menjamin kelancaran, kesesuaian prosedur, serta keberhasilan capaian indikator kegiatan sesuai dengan standar nasional,” kata Risman.
Bimtek tersebut direncanakan berlangsung pada November 2026, menyesuaikan dengan jadwal yang ditetapkan Balai Pengembangan Kompetensi Bina Konstruksi Kementerian PU.
Saat ini, tahapan kegiatan telah memasuki proses penjaringan dan pendaftaran peserta. PUPR Maluku Utara membuka kesempatan bagi ASN dan PPPK yang berminat mengikuti kegiatan tersebut untuk mendaftarkan diri.
Calon peserta dapat menghubungi Kepala Bidang Jasa Konstruksi Dinas PUPR Maluku Utara, Syaiful Amien, melalui WhatsApp 0811-4310-6699 untuk proses pendataan.
Sebagai bagian dari persiapan, PUPR Maluku Utara juga telah menyiapkan Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan Rencana Kerja Anggaran (RKA) sebagai bahan pertimbangan dan rencana pelaksanaan kegiatan.
Melalui koordinasi ini, PUPR Maluku Utara berharap bimtek tidak hanya meningkatkan kapasitas aparatur, tetapi juga memperkuat kualitas penyelenggaraan jasa konstruksi di Maluku Utara.
Penguatan kompetensi aparatur dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur di Maluku Utara ditopang sumber daya manusia yang memiliki kemampuan teknis serta memahami standar penyelenggaraan jasa konstruksi.







Tinggalkan Balasan