MAMUJU, INITIMES — Semangat pengabdian di lingkungan pemasyarakatan diharapkan tetap terjaga meski seseorang telah memasuki masa purna bakti. Hal tersebut menjadi perhatian Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Barat, Said Mahdar, yang menginisiasi pembentukan kepengurusan Persatuan Purna Bakti Pemasyarakatan Indonesia (P3I) Wilayah Sulawesi Barat.

Inisiatif tersebut dibahas dalam rapat pembentukan pengurus P3I yang berlangsung di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Mamuju, Jumat (28/8/2026).

Rapat berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan dihadiri jajaran terkait serta sejumlah purna bakti pemasyarakatan. Dalam kesempatan tersebut, Said Mahdar menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi para purna bakti selama menjalankan tugas di bidang pemasyarakatan.

Menurutnya, berakhirnya masa kedinasan bukan berarti berakhir pula semangat untuk mengabdi.

“Pengabdian tidak berhenti ketika memasuki masa purna bakti. Semangat, pengalaman, dan keteladanan yang telah diberikan tetap menjadi bagian penting dalam membangun pemasyarakatan,” ujar Said.

Ia menilai keberadaan P3I penting sebagai wadah untuk menjaga komunikasi dan mempererat tali silaturahmi antara para purna bakti dengan jajaran pemasyarakatan yang masih aktif.

Selain menjadi ruang silaturahmi, organisasi tersebut diharapkan dapat menjadi tempat berbagi pengalaman, gagasan, serta nilai-nilai keteladanan yang telah diwariskan para senior pemasyarakatan.

Dalam rapat, peserta turut membahas struktur kepengurusan, mekanisme organisasi, hingga sejumlah langkah yang akan dilakukan setelah kepengurusan P3I Sulawesi Barat terbentuk.

Said menekankan pentingnya soliditas dan kebersamaan dalam menjalankan organisasi. Ia berharap P3I tidak sekadar menjadi wadah berkumpul, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi para anggotanya maupun lingkungan pemasyarakatan di Sulawesi Barat.

“Dengan kebersamaan dan pengalaman yang dimiliki, para purna bakti tetap dapat memberikan kontribusi positif bagi pemasyarakatan,” ujarnya.

Pembentukan P3I Wilayah Sulawesi Barat diharapkan menjadi jembatan yang menjaga hubungan antara generasi purna bakti dan jajaran pemasyarakatan saat ini. Semangat pengabdian, kekeluargaan, serta kontribusi menjadi nilai yang diharapkan terus hidup di tengah perjalanan organisasi tersebut.

Kegiatan berlangsung aman dan lancar.