TERNATE, INITIMES — Jamaah Sholawat Walisongo memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-12 dengan menggelar rangkaian kegiatan keagamaan yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi, sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Kegiatan dihadiri sejumlah tokoh agama, sesepuh, tokoh masyarakat, pengurus dan keluarga besar Jamaah Walisongo, serta berbagai paguyuban dan majelis taklim.

Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Habib Zaky, Ustaz H.M. Saleh Sakola, Kiai Ahmad Dardiri, Ketua Jamaah Walisongo Ustaz Hasanuddin, Ketua Bidang Dakwah Muslimat NU Maluku Utara Ibu Hajah Ramlah, anggota DPRD Fahrizal Teng, serta para sesepuh dan pengurus KKPJ.

Dalam sambutannya, Ketua panitia, Anwar Warsono, menyampaikan bahwa peringatan Harlah ke-12 bukan sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan Jamaah Walisongo selama lebih dari satu dekade dalam menjaga tradisi keagamaan dan kebersamaan jamaah.

Jamaah Walisongo sendiri berdiri pada tahun 2014. Hingga saat ini, organisasi tersebut secara rutin melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan, di antaranya pembacaan Maulid Diba setiap malam Sabtu dan pembacaan Manaqib setiap malam Rebo Pon.

“Semoga kebaikan-kebaikan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi jamaah serta masyarakat,” demikian harapan yang disampaikan dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Dihadiri Berbagai Paguyuban

Selain tokoh agama dan masyarakat, kegiatan Harlah ke-12 Jamaah Walisongo juga dihadiri sejumlah paguyuban, majelis taklim, organisasi dan kelompok masyarakat.

Di antaranya KKPJ, Ngudi Rahayu, KWS Sragen, Lailatul Ijtimak, MT Fatayat Jabung, MT Aisyiyah, Keluarga Tangguh Ngade, PSHT, Jamaah Yasin Jati Metro, Pasteko, paguyuban yang tergabung dalam FPK, Jawara (Jawa Madura), Jamaah Jumat Wage Bonten, TPQ Darul Ulum, Wong Ag, MT Annisa, MT Taman Nukilan, MT Nurul Rizkia, MT Al-Humairoh, serta Jamaah Laduna Ilma.

Kehadiran berbagai kelompok tersebut menunjukkan kuatnya semangat silaturahmi dan kebersamaan yang terbangun di tengah masyarakat.

Diawali Pembacaan Al-Qur’an

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh Ustaz Mahmud Husain.

Pembacaan Kalamullah tersebut menjadi pembuka sebelum acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia, Ustaz Anwar, kemudian sambutan Ketua Jamaah Walisongo, Ustaz Hasanuddin.

Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Hasanuddin turut menyampaikan perjalanan Jamaah Sholawat Walisongo sejak berdiri pada 2014 hingga memasuki usia ke-12 tahun.

Maulid Diba dan Mauidhoh Hasanah

Suasana religius semakin terasa saat jamaah mengikuti pembacaan Maulid Diba yang diiringi lantunan shalawat oleh tim hadrah.

Pembacaan Maulid Diba menjadi salah satu bagian utama dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk ungkapan cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.

Setelah itu, jamaah mengikuti Mauidhoh Hasanah yang disampaikan Ustaz H.M. Saleh Sakola.

Dalam kesempatan tersebut, jamaah diajak untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat keimanan dan menerapkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Prosesi Potong Tumpeng

Sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan Jamaah Walisongo yang telah memasuki usia 12 tahun, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng.

Pemotongan tumpeng dilakukan oleh Ketua Jamaah Walisongo, Ustaz Hasanuddin, didampingi para sesepuh dan pengurus Jamaah Walisongo.

Sejumlah tokoh yang diundang dalam prosesi tersebut antara lain Wakil Ketua Jamaah Walisongo Rahmat, Ketua Panitia Ustaz Anwar, para sesepuh Jamaah Sholawat Walisongo, H. Bagiyo, H. Toto Sukamto, KH Nurkhozin, Kiai Haji Ahmad Dardiri selaku Pengasuh Pondok Darul Falah Ternate, Habib Zaky, serta Ustaz H.M. Saleh Sakola.

Prosesi tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus doa agar Jamaah Walisongo terus istiqamah dalam menjalankan kegiatan keagamaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin Habib Zaky bin Abdurrahman Alaydrus.

Melalui peringatan Harlah ke-12 ini, keluarga besar Jamaah Walisongo berharap seluruh kegiatan rutin yang telah berjalan selama ini dapat terus dipertahankan dan dikembangkan.

Tidak hanya menjadi wadah untuk bershalawat dan memperdalam ilmu agama, Jamaah Walisongo juga diharapkan terus menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, menjaga silaturahmi, serta menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat.