HALUT, INITIMES — Dukungan terhadap modernisasi pertanian di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali diperkuat. Melalui jalur aspirasi Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Alien Mus, S.H., sejumlah Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) prapanen senilai lebih dari Rp2,4 miliar disalurkan kepada petani dan kelompok pengelola Alsintan di daerah tersebut.

Penyerahan bantuan berlangsung Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 14.10 WIT di Kantor Pertanian Desa Gura, Kecamatan Tobelo, Halmahera Utara.

Bantuan tersebut berasal dari Direktorat Alat dan Mesin, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian RI, melalui jalur aspirasi maupun program reguler.

Aspirasi Alien Mus Salurkan Rp2,4 Miliar

Kepala Dinas Pertanian Halmahera Utara, Piet Hein Onthony, S.P., menjelaskan bantuan melalui jalur aspirasi Alien Mus terdiri atas empat unit traktor, dua unit hand tractor, 12 unit pompa air, 30 unit hand sprayer, serta empat unit alat tanam.

Total nilai bantuan tersebut mencapai Rp2.416.712.880.

Sementara melalui program reguler Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Halmahera Utara memperoleh tambahan sembilan unit traktor, 24 unit hand tractor, 20 unit hand sprayer, serta tujuh unit alat tanam dengan nilai Rp5.843.824.706.

Jika digabungkan, total bantuan Alsintan melalui kedua skema tersebut mencapai Rp8.260.537.586.

Selain bantuan Alsintan, total alokasi APBN Tahun Anggaran 2026 untuk Kabupaten Halmahera Utara tercatat sebesar Rp87.781.873.586, yang dialokasikan dan dikelola melalui Kementerian Pertanian RI.

Dorong Pertanian Lebih Modern

Piet Hein Onthony menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian Halmahera Utara.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara atas arahan dan komitmen dalam mendorong pembangunan pertanian.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah perlu terus diperkuat, termasuk untuk penganggaran tahun 2027 dan tahun-tahun berikutnya.

“Dukungan ini sangat penting untuk mewujudkan pemerataan pembangunan, mempercepat modernisasi pertanian, meningkatkan produksi, sekaligus mendorong kesejahteraan petani di Halmahera Utara,” ujarnya.

Alsintan Jangan Hanya Jadi Bantuan

Mewakili Bupati Halmahera Utara, Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Halut, Ir. Valentino F. Leiwakabessy, M.MA, mengatakan penyaluran Alsintan merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor pertanian.

Menurut Valentino, bantuan tersebut harus memberikan dampak langsung terhadap aktivitas budidaya petani, mulai dari efisiensi proses kerja hingga peningkatan hasil produksi.

“Melalui bantuan ini, kita berharap proses budidaya pertanian menjadi lebih efektif, efisien, dan produktif sehingga mampu meningkatkan hasil panen serta kesejahteraan para petani di Kabupaten Halmahera Utara,” katanya.

Ia mengingatkan agar Alsintan yang telah disalurkan tidak hanya dipandang sebagai fasilitas, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani.

Valentino meminta seluruh penerima menjaga, merawat, dan menggunakan alat tersebut secara bertanggung jawab.

“Gunakan secara bersama-sama sesuai kebutuhan kelompok, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak petani. Jangan sampai alat yang telah diberikan menjadi rusak atau tidak dimanfaatkan secara optimal,” tegasnya.

Ia juga meminta penyuluh dan jajaran Dinas Pertanian aktif melakukan pendampingan, pembinaan, serta pengawasan terhadap pemanfaatan Alsintan.

“Kepada para penyuluh dan dinas terkait, saya berharap terus melakukan pendampingan, pembinaan, serta pengawasan agar pemanfaatan Alsintan berjalan sesuai tujuan dan mampu meningkatkan produktivitas pertanian daerah,” ujarnya.

Menurut Valentino, keberhasilan program tersebut tidak semata-mata diukur dari jumlah alat yang disalurkan, tetapi juga dari kemampuan kelompok penerima dalam mengelola, merawat, dan memanfaatkannya secara tepat.

Perkuat Ketahanan Pangan

Lebih jauh, Valentino mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan pertanian sebagai salah satu fondasi pembangunan Halmahera Utara.

“Mari kita bersama-sama memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas hasil pertanian, dan menjadikan Halmahera Utara sebagai salah satu daerah yang maju dan mandiri di sektor pertanian,” katanya.

Penyaluran Alsintan diharapkan dapat mempercepat proses budidaya, meningkatkan efisiensi usaha tani, menekan biaya produksi, mengatasi keterbatasan tenaga kerja, sekaligus meningkatkan hasil pertanian.

Sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, Dinas Pertanian, penyuluh, kelompok tani, Gapoktan, Brigade Alsintan, dan UPJA diharapkan terus diperkuat agar pertanian Halmahera Utara semakin modern dan produktif.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan Alsintan secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat.

Turut hadir Asisten III Setda Halut Ir. Valentino F. Leiwakabessy, M.MA; Pasi Ter Kodim 1508/Tobelo Mayor Arh. Moh. Ali mewakili Dandim 1508/Tobelo; Kasubbagdalprograr Bag Ren Polres Halmahera Utara Iptu Wellem Pawate; Kajari Halut Rahmat, S.H., M.H.; Kepala Dinas Pertanian Halut Piet Hein Onthony, S.P.; Kepala BPS Halut Arifin M. Kahar, SST., M.Stat.; perwakilan kelompok tani; serta tamu undangan lainnya.