TERNATE, INITIMES– Pagi itu suasana di Kantor ASDP Ternate berbeda dari biasanya. Bukan sekadar agenda sosialisasi, tetapi sebuah ajakan untuk mengambil peran dalam memastikan anak-anak Kota Ternate tumbuh sehat dan terbebas dari ancaman stunting.

Ajakan tersebut datang dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ternate yang terus memperluas dukungan terhadap Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), sebuah gerakan nasional yang diinisiasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.

Kegiatan yang dihadiri General Manager (GM) ASDP Ternate bersama sekitar 15 pegawai itu menjadi momentum penting lahirnya komitmen baru dari dunia usaha dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Kota Ternate.

Kepala DPPKB Kota Ternate, Rajman Makka, SKM., M.Kes, menjelaskan bahwa Program GENTING merupakan bentuk gotong royong masyarakat untuk membantu keluarga yang memiliki risiko stunting, terutama keluarga dengan anak usia 0–2 tahun atau baduta yang berada pada periode emas 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

“Program GENTING adalah bentuk kepedulian bersama untuk memastikan anak-anak kita tumbuh sehat dan terbebas dari risiko stunting. Melalui program ini, setiap individu, instansi, perusahaan, BUMN, BUMD maupun organisasi dapat berperan sebagai orang tua asuh bagi keluarga yang membutuhkan dukungan,” ujar Rajman.

Gayung pun bersambut.

Dalam kesempatan tersebut, ASDP Ternate menyatakan kesiapannya menjadi Orang Tua Asuh bagi keluarga berisiko stunting yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan, khususnya di Kelurahan Bastiong Karance, Kota Ternate.

Komitmen itu disampaikan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Bagi DPPKB Kota Ternate, dukungan ASDP menjadi bukti bahwa persoalan stunting tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Rajman menegaskan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan advokasi kepada berbagai instansi pemerintah, lembaga vertikal, BUMN, BUMD, organisasi kemasyarakatan hingga sektor swasta agar semakin banyak pihak yang bergabung dalam Program GENTING.

“Stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian sosial, kami optimistis semakin banyak keluarga berisiko stunting yang dapat dibantu sehingga target penurunan stunting di Kota Ternate dapat tercapai,” tegasnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor yang terus diperkuat, Program GENTING diharapkan berkembang menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan, sehingga semakin banyak anak-anak Kota Ternate memperoleh kesempatan tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045.