HALUT, INITIMES– Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah lingkar tambang terus diwujudkan PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli. Kali ini, perusahaan memberikan bantuan dan pendampingan pengobatan kepada Kasmari (63), seorang petani asal Desa Beringin Agung, Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara.

Kasmari saat ini tengah menjalani pengobatan limfoma non-Hodgkin, salah satu jenis kanker yang menyerang sistem limfatik atau bagian dari sistem kekebalan tubuh.

Melalui program Pelayanan Orang Sakit dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang kesehatan, NHM memberikan pendampingan selama kurang lebih lima bulan dan akan terus berlanjut sesuai kebutuhan pasien.

Dokter NHM Peduli, dr. Syamsul Bahri, menjelaskan bahwa proses pengobatan Kasmari diawali dengan pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tobelo dan Ternate.

Selanjutnya, Kasmari dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di rumah sakit tersebut, tim medis merekomendasikan kemoterapi sebagai penanganan lanjutan.

Namun, dengan mempertimbangkan kondisi pasien, efisiensi pemeriksaan di Jakarta, serta ketersediaan layanan kemoterapi di Ternate, NHM Peduli membantu mengupayakan agar pengobatan lanjutan Kasmari dapat dilakukan di Ternate.

“Langkah ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pasien dan keluarga tanpa mengabaikan kebutuhan penanganan medisnya. NHM Peduli juga melakukan pemantauan dan pendampingan untuk mendukung kelanjutan proses pengobatan Kasmari,” ujar dr. Syamsul Bahri.

Kasmari bersama keluarga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan NHM selama proses pengobatan.

Menurut Kasmari, pendampingan tersebut sangat berarti, terutama dalam membantu mengupayakan kelanjutan pengobatan di Ternate agar dirinya dan keluarga dapat menjalani proses perawatan dengan lebih nyaman.

Melalui NHM Peduli, perusahaan berupaya membantu masyarakat di sekitar wilayah operasional memperoleh akses layanan kesehatan sesuai kebutuhan, sekaligus memberikan perhatian kepada pasien dan keluarga selama menjalani proses pengobatan.