TERNATE, INITIMES – Pemerintah Provinsi Maluku Utara memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat menyusul kebakaran Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Takome, Kota Ternate. Melalui Dinas Kesehatan, Pemprov Malut menyalurkan bantuan berupa tabung oksigen, vitamin, dan sekitar 5.000 masker untuk mendukung pelayanan kesehatan serta mengurangi risiko paparan asap.

Dukungan ini melengkapi langkah cepat Dinas Kesehatan Kota Ternate yang telah menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di tengah kondisi yang membutuhkan kewaspadaan ekstra terhadap dampak asap kebakaran.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, Julys Giscard Kroons, mengapresiasi respons cepat pemerintah kota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, sinergi antarpemerintah menjadi bagian penting dalam memastikan kebutuhan kesehatan warga tetap terpenuhi selama proses penanganan kebakaran berlangsung.

“Kami mengapresiasi inisiatif dan gerak cepat Dinas Kesehatan Kota Ternate. Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Kesehatan turut mendukung upaya tersebut dengan bantuan tabung oksigen, vitamin, dan sekitar 5.000 masker. Kami berharap dukungan ini membantu memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya.

Koordinasi Lintas Sektor Diperkuat

Selain penanganan dari sisi kesehatan, upaya pengendalian kebakaran TPA Takome juga melibatkan sejumlah instansi teknis. Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Maluku Utara dan Balai PU turut memberikan dukungan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing untuk membantu penanganan di lapangan.

Koordinasi lintas sektor tersebut dinilai penting agar penanganan kebakaran berjalan beriringan dengan upaya melindungi masyarakat dari dampak yang ditimbulkan, terutama risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap.

Asap Kiriman dari Papua Selatan Jadi Perhatian

Di tengah situasi tersebut, masyarakat juga diminta mewaspadai asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Maluku Utara. Berdasarkan informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Babullah Ternate yang dibagikan pada 16 Oktober 2026, asap yang terpantau di kawasan Bandara Sultan Babullah dalam beberapa hari terakhir berasal dari wilayah Papua Selatan dan terbawa angin tenggara menuju Maluku Utara.

Kondisi ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap kualitas udara, terutama ketika aktivitas di luar ruangan tidak dapat dihindari.

Julys Giscard Kroons mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan serta membatasi kegiatan di kawasan yang dipenuhi asap. Warga juga diminta tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan yang muncul setelah terpapar asap.

“Masyarakat kami imbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan mengurangi kegiatan di area yang dipenuhi asap. Jika mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan lainnya, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” imbaunya.

Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Pemprov Maluku Utara bersama Pemerintah Kota Ternate dan instansi terkait terus mendorong koordinasi dalam penanganan kebakaran TPA Takome. Penguatan layanan kesehatan menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan masyarakat memperoleh perlindungan dan akses pelayanan medis selama situasi darurat berlangsung.

Masyarakat diharapkan tetap mengikuti informasi resmi dari instansi terkait, menggunakan masker ketika diperlukan, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan lainnya.

Upaya penanganan kebakaran tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga memastikan kesehatan dan keselamatan masyarakat tetap terlindungi.