KENDARI, INITIMES – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Perempuan Kelas III Kendari, Agustina, A.Md.IP., S.H., melakukan kunjungan koordinasi ke Kejaksaan Negeri Kendari, Kamis (15/10/2026). Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi antaraparatur penegak hukum (APH) guna mendukung penegakan hukum yang terpadu serta pelayanan pemasyarakatan yang profesional dan akuntabel.

Agustina hadir bersama Kepala Subseksi Administrasi dan Orientasi serta Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kendari, Azy Tyawhardana, bersama jajaran kepala seksi di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan tersebut, Agustina menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting untuk memastikan pelaksanaan proses hukum dan tugas pemasyarakatan berjalan selaras, tertib, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Sinergitas antara Lapas dan Kejaksaan tidak boleh hanya bersifat formalitas, tetapi harus diwujudkan melalui komunikasi yang aktif, pertukaran data yang akurat, serta penyelesaian berbagai persoalan teknis secara cepat dan tepat,” tegas Agustina.

Ia menambahkan, koordinasi yang efektif diperlukan untuk menjamin kepastian hukum, mencegah miskomunikasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan.

Sejumlah hal strategis dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari administrasi penerimaan tahanan, kelengkapan dokumen, pelaksanaan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, hingga sinkronisasi dan validitas data warga binaan. Pembahasan juga mencakup pemenuhan hak warga binaan serta pelaksanaan program integrasi sesuai ketentuan perundang-undangan.

Kepala Kejaksaan Negeri Kendari, Azy Tyawhardana, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia mengapresiasi komitmen Lapas Perempuan Kendari dalam memperkuat komunikasi dan kerja sama antarlembaga.

Menurut Azy, koordinasi yang berkelanjutan antara kejaksaan dan pemasyarakatan diperlukan agar pelaksanaan tugas di lapangan berjalan selaras, administrasi tertangani dengan baik, serta setiap proses hukum dilaksanakan sesuai ketentuan.

Selain memperkuat komunikasi kelembagaan, kedua pihak juga membahas optimalisasi pertukaran informasi dan data serta peningkatan ketepatan administrasi penyerahan tahanan. Langkah ini diharapkan dapat mendukung kelancaran proses hukum sekaligus memastikan pemenuhan hak-hak warga binaan.

Melalui kunjungan koordinasi ini, Lapas Perempuan Kelas III Kendari menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dengan aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya tata kelola pemasyarakatan yang tertib, transparan, responsif, dan akuntabel.

Kegiatan diakhiri dengan diskusi dan foto bersama sebagai simbol komitmen kedua instansi untuk menjaga sinergitas serta memperkuat kolaborasi dalam mendukung sistem peradilan pidana terpadu di Kota Kendari.